Selasa, Desember 22, 2009

perpindahan faktor produksi antar dua negara

1. Transfer teknologi

Teknologi merupakan ilmu pengetahuan yang mempunyai hubungan timbal balik dengan perkembangan industri secara umum. Teknologi dapat dirumuskan sebagai penerapan sistematis akal budi kolektif manusia guna mencapai penguasaan atas alam yang lebih besar dan semua proses yang bersifat manusiawi. Berangkat dari hal tersebut, teknologi tidak hanya terbatas dalam hal peralatan mesin, tetapi juga dalam bentuk lain, seperti organisasi, manajemen, dan informasi.

Dalam arti luas, sudut pandang dan metode-metode pendekatan yang digunakan terhadap teknologi ternyata dapat dilihat dari beberapa sudut pandang. Tiga sudut pandang yang membendakan pengertian terhadap teknologi dan pemindahan teknologi adalah sebagai berikut.

a. Teknologi merupakan kegiatan merubah hasil kerajinan manusia berupa benda yang bersifat fisik.

b. Teknologi merupakan kegiatan manusia untuk mengubah, tidak hanya terbatas pada barang yang bersifat fisik, tetapi juga mencakup barang non fisik, seperti keterampilan dan manajemen. Sudut pandang ini lebih luas cakupannya.

c. Teknologi tidak hanya merupakan gejala sosio-teknologi, tetapi juga sosio-institusional yang cakupannya lebih luas dan meliputi proses budaya, sosial dan psikologi.

Dari penjelasan diatas, teknologi dapat diartikan sebagai berikut.

a. Teknologi, menurut Filine Harahap, adalah ilmu pengetahuan industry yang praktis, pengetahuan sistematik mengenai kemampuan industry (pengalaman, keterampilan atau kecenderungan untuk berindustri)

b. Menurut James D Grant, teknologi adalah keterampilan praktis (know-know) untuk penerapan pengetahuan ilmiah dalam penciptaan produk khusus atau pelaksanaan tugas khusus.

c. Soedjana Sapiie mengatakan, teknologi adalah ilmu pengetahuan (science) yang merupakan badan pengetahuan (body of knowledge) dan merupakan seni (body of art), yang mengandung pengertian bahwa teknologi berhubungan dengan proses produksi. Teknologi menyangkut cara bagaimana berbagai sumber, tanah, modal tenaga kerja, dan keterampilan dikombinasikan untuk merealisasikan tujuan produksi. Hal itu menyangkut implikasi luas yang mencerminkan kebijaksanaan penelitian dan sebagainya yang berlaku dalam masyarakat dalam seuatu waktu tertentu.

Dari ketiga pengertian di atas dapat ditarik suatu kesimpulan, bahwa teknologi berhubungan dengan penerapan ilmu pengetahuan secara praktis untuk penciptaan barang industry khusus atau tugas khusus, yang melibatkan berbagai spektrum usaha manusia dalam mengkombinasikan segala sumber dalam proses produksi.

Yang dimaksud dengan perubahan teknologi adalah perubahan fungsi produksi dalam suatu kegiatan tertentu, yang dapat memperbesar hasil input tertentu. Yang menyebabkan bertambahnya produksi sama dengan jumlah sumber dan produksi, tetapi jumlah sumber lebih sedikit sehingga teknologi merupakan upaya menciptakan barang dan cara baru untuk menghasilkan barang dan jasa.

Dalam pembangunan suatu Negara, perubahan teknologi merupakan suatu syarat untuk mendorong terjadinya teknologi, untuk itu diperlukan modal, kemauan, keahlian, dan sebagainya. Teknologi Negara sedang berkembang umumnya terbelakang, sedangkan teknologi Negara maju memperlihatkan perkembangan dan perubahan yang cepat dalam berbagai bidang. Oleh karena itu, jurang perbedaan tingkat teknologi antara Negara berkembang dan Negara maju cenderung semakin besar. Perbedaan tingkat teknologi tersebut dapat mempengaruhi kemajuan pembangunan.

Tingkat perkembangan teknologi maju tentu disesuaikan dengan factor produksi dan dipengaruhi pertimbangan yang ada. Di satu pihak, akumulasi modal dan ilmu pengetahuan terhimpun dalam jumlah yang banyak. Sebaliknya, tenaga kerja merupakan faktor yang kurang, sehingga teknologi ditujukkan sebagai upaya penciptaan cara produksi yang menghemat tenaga manusia. Dapat dikatakan bahwa teknologi bertujuan meggantikan tenaga manusia dengan barang modal.

Teknologi di Negara maju dewasa ini merupakan capital intensif yang membutuhkan modal yang besar. Sebaliknya, di Negara sedang berkembang umumnya juga dibutuhkan kelebihan tenaga kerja, khususnya yang tingkat pendidikannya rendah. Pada hakikatnya Negara berkembang memerlukan jenis teknologi yang agak berlainan dengan Negara maju, kalau Negara berkembang meniru dan mengalihkan teknologi yang dipakai di Negara maju. Hal itu akan membawa banyak persoalan, terutama karena teknologi tersebut kurang, bahkan tidak tepat guna.

2 . Keharusan perubahan teknologi

Karena perubahan teknologi merupakan penggerak utama pembangunan ekonomi sedang berkembang harus bersedia mengadakan teknologi. Perubahan teknologi itu dapat dilakukan berdasarkan pengembangan dari dalam negeri atau mendatangkannya dari Negara maju.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar